RPP elektrolit dan nonelektrolit K-13



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan
Tahun Pelajaran
:
:
SMK Marga Ginawe Negara
2016/2017
Kelas/Semester
Bidang Keahlian
Program Keahlian
Paket Keahlian
:
:
:
:
 X/2
Teknologi dan Rekayasa
Teknik Bangunan
Teknik Konstruksi Kayu
Mata Pelajaran
:
Kimia
Topik
:
  Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit
Alokasi Waktu
Pertemuan ke
:
:
6        JP (@ 45 menit)
  1-3

A.    Kompetensi Inti
3.      Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
4.      Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B.     Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya
4.5 Membuktikan sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

C.    Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5.1     Menjelaskan perbedaan larutan, pelarut, dan zat terlarut.
3.5.2     Menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non elektrolit
3.5.3     Membedakan sifat-sifat larutan elektrolit dengan non elektrolit
3.5.4     Mengklasifikasikan larutan kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan
4.5.1.      Merancang alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menentukan sifat-sifat larutan elektrolit
4.5.2.      Membuat alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menunjukkan sifat-sifat larutan elektrolit
4.5.3.      Mengoperasikan alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menunjukkan sifat-sifat larutan

D.    Tujuan Pembelajaran
Berdasarkan fasilitas di Ruang Laboratorium Kimia
3.5.1.1     peserta didik dapat menjelaskan perbedaan larutan, pelarut, dan zat terlarut melalui diskusi dengan penuh tanggung jawab
3.5.2.1     peserta didik dapat menjelaskan pengertian larutan elektrolit  dan larutan non elektrolit melalui diskusi dengan penuh tanggung jawab
3.5.3.1     peserta didik dapat membedakan sifat-sifat larutan elektrolit dan non elektrolit  melalui diskusi dengan penuh tanggung jawab.
3.5.4.1     peserta didik dapat mengklasifikasikan larutan kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan dengan tanggung jawab
4.5.1.1     Peserta didik dapat merancang alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menentukan sifat-sifat larutan elektrolit melalui percobaan dengan jujur dan tangguh jawab
4.5.2.1     peserta didik dapat membuat alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menunjukkan sifat-sifat larutan elektrolit melalui percobaan dengan jujur dan tangguh jawab
4.5.3.1     peserta didik dapat mengoperasikan alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menunjukkan sifat-sifat larutan elektrolit melalui percobaan dengan jujur dan tangguh jawab

E.     Materi Pembelajaran
Faktual
1.      Larutan
Suatu larutan dikatakan larutan elektrolit apabila larutan tersebut dapat menghantarkan listrik. Jika suatu larutan tidak menghantarkan listrik, larutan tersebut disebut dengan larutan nonelektrolit.
Contoh larutan elektrolit: larutan garam, larutan asam sulfat, larutan ammonia.

     


                  Gambar 1. Contoh Laruan Elektrolit (Larutan Garam)

Konseptual
-          Pengertian Larutan
 Larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih zat dan berada dalam fase tunggal. Segala sesuatu dalam larutan tersebar merata dan bercampur oleh karena itu sifat larutan akan sama secara keseluruhan.
Contoh: Larutan gula, air garam.
Zat yang jumlahnya lebih sedikit dalam larutan disebut zat terlarut dan zat yang jumlahnya lebih banya disebut Pelarut.

-          Larutan elektrolit dan non elektrolit
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Dalam larutan elektrolit molekul-molekulnya terurai (terdisosiasi) menjadi partikel-partikel bermuatan listrik positif dan negatif yang disebut ion (ion positif-ion negatif). Ion positif yang dihasilkan dinamakan kation dan ion negatif yang dihasilkan dinamakan anion. Jumlah dari muatan ion positif dan ion negatif akan sama sehingga muatan ion-ion dalam larutan netral. Ion-ion inilah yang kemudian menghantarkan arus listrik. Perubahan kimia larutan ini ditandai dengan perubahan warna, timbulnya gelembung gas dan adanya endapan, serta bila diuji dengan alat uji elektrolit larutan ini dapat menyalakan sebuah lampu. Semakin banyak ion yang terbentuk, maka semakin kuat sifat elektrolit larutan tersebut.
Ø  Jenis Jenis Larutan Elektrolit
Larutan elektrolit dapat dikelompokkan menjadi larutan elektrolit kuat dan larutan elektrolit lemah.
1.      Larutan Elektrolit Kuat
Larutan elektrolit kuat, yaitu larutan yang semua molekulnya terurai mejadi ion-ion (terionisasi sempurna). Oleh karena banyaknya ion-ion penghantar listrik yang terbentuk maka daya hantarnya juga kuat. Umumnya larutan elektrolit kuat adalah larutan garam, asam kuat, dan basa kuat.
Ciri-ciri dan contoh dari elektrolit kuat yaitu sebagai berikut :
a.       Terionisasi sempurna (α = 1)            
b.      Mempunyai daya hantar listrik yang baik
c.       Jika diuji dengan alat uji elektrolit larutan ini akan menghasilkan nyala lampu yang terang dan muncul gelembung gas yang banyak.
Contohnya :
    Garam (NaCl, KCl, CuSO4 dan KNO3),
    Asam Kuat (HCl, HI, HBr, H2SO4 dan HNO3), dan
    Basa Kuat (NaOH, Ca(OH)2, Mg(OH)2 dan KOH)

Reaksi penguraian elektrolit kuat ditulis dengan tanda anak panah tunggal ke kanan. Contoh reaksi elektrolit kuat :

 

Gambar 2. Hasil Uji Daya Hantar Larutan Elektrolit Kuat

2.      Larutan Elektrolit Lemah
Larutan elektrolit lemah, yaitu larutan yang tidak semua molekulnya terionisasi (ionisasi tidak sempurna), sehingga hanya sedikit ion-ion yang dapat menghantarkan listrik.
Ciri-ciri dan contoh dari elektrolit lemah yaitu sebagai berikut :
a.       Terionisasi sebagian (0 <  α  < 1)
b.      Mempunyai daya hantar listrik yang kurang baik atau lemah
c.       Jika diuji dengan alat uji elektrolit, larutan ini akan menghasilkan nyala lampu redup atau lampu tidak menyala dan muncul gelembung gas sedikit
d.      Biasanya berupa asam lemah dan basa lemah
Contohnya :
·         Asam Lemah (HCN, H3PO4, CH3COOH dan H2CO3), dan
·         Basa Lemah (NH4OH, Al(OH)3 dan Fe(OH)3)
Reaksi penguraian elektrolit lemah ditulis dengan tanda panah ganda. Contoh reaksi elektrolit lemah :
Larutan non-elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik. Larutan-larutan non-elektrolit terdiri atas zat-zat yang terlarut dalam air namun tidak terurai menjadi ion (tidak terionisasi). Dalam larutan, zat not-elektrolit tetap seperti molekul yang tidak bermuatan listrik. Itulah mengapa larutan ini tidak dapat menghantarkan arus listrik. Cirri-ciri larutan non-elektrolit adalah:
·         Tidak dapat Terionisasi
·         Tidak dapat menghantarkan listrik
·         Tetapan/derajat ionisasi (α)  Î±  = 0
·         Jika  diuji  dengan alat uji elektrolit, larutan ini tidak menghasilkan reaksi apapun. Ditandai dengan lampu  tidak  menyala  dan  tidak  munculnya gelembung gas.
Contohnya :
Urea = CO (NH2)2
Glukosa = C6H12O6
Sukrosa = C12H22O11
Etanol = C2H2OH
Contoh reaksi larutan non-elektrolit
Dalam kehidupan sehari-hari larutan ini dapat dimanfaatkan dalam beberapa hal seperti :
Ø  Glukosa, sumber energi yang bersifat manis dan bisa larut dalam makanan dan minuman. Biasanya terdapat pada gula, nasi, gandum, jagung dan sebagainya.
Ø  Urea, senyawa ini biasanya digunakan sebagai pupuk di bidang pertanian.
Ø  Alkohol, termasuk dalam larutan non-elektrolit yang digunakan sebagai disinfektan dan obat luka.
 Prosedural
1.      Percobaan Daya Hantar Larutan

F.     Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
·         Pendekatan                         : Saintifik
·         Model Pembelajaran           : Discovery Learning
·         Metode                               : Demonstrasi, Eksperimen, Diskusi

G.    Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan
a.       Mengkondisikan siswa untuk belajar
b.      Memotivasi siswa terkait tentang larutan elektrolit
-     Pernahkah kalian melihat orang mencari ikan di sungai dengan strum?
c.       Apersepsi:
-     Mengapa orang bisa mencari ikan di sungai dengan strum?
-     Mengapa larutan garam dapat menghantarkan arus listrik sedangkan larutan gula tidak dapat menghantarkan listrik?
d.      Menyampaikan inti tujuan pembelajaran hari ini tentang larutan elektrolit dan non elektrolit

20 menit
Kegiatan inti
 Stimulation (simulasi/Pemberian rangsangan)
Mendemonstrasikan/memperlihatkan berbagai fenomena yang berkaitan dengan sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit  

Problem statemen (pertanyaan/identifikasi masalah)
Setelah mengamati demontrasi perkiraan masalah-masalah yang muncul ;
·         Mengapa larutan garam dapat membuat lampu menyala dan ada gelembung gas?
·         Mengapa asam cuka menyebabkan gelembung gas pada elektroda?
·         Mengapa larutan tidak menyebabkan lampu menyala dan tidak menimbulkan gelembung gas pada elektroda?

Data collection (pengumpulan data)
Siswa melakukan praktikum untuk mendapatkan data mengenai larutan elektrolit dan nonelektrolit

Data processing (pengolahan Data)
Mengolah data hasil pengamatan untuk membedakan sifat-sifat larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan nonelektrolit.

Verification (pembuktian)
Membaca buku sumber untuk membandingkan hasil pengolahan data berupa perbedaan sifat elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan laritan nonelektrolit.

Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)
Menyimpulkan perbedaan sifat larutan elektrolit kuat, larutan elektrolit lemah, dan larutan non elektrolit
100 menit
Penutup
a.       Siswa diberi kesempatan untuk membuat rangkuman dan melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar yang telah dilakukan
b.      Konfirmasi guru agar seluruh hasil belajar tentang larutan elektrolit dan non elektrolit dapat tercapai sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan
c.       Guru menginformasikan materi pembelajaran untuk pertemuan yang akan datang, kemudian menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam
15 menit


1.      Jenis/teknik penilaian
·         Keterampilan    : tes praktek
·         Pengetahuan     : tes tertulis berupa uraian

1)       PENILAIAN KETERAMPILAN
Instrumen penilaian keterampilan
No
Aspek yang dinilai
Nilai
Nilai akhir
3
2
1
1
Merangkai alat




2
Pengamatan




3
Data yang diperoleh




4
Kesimpulan




Total skor




Rubrik:

ASPEK YANG DINILAI
PENILAIAN
1
2
3
MERANGKAI ALAT
Rangkaian alat tidak benar
Rangkaian alat benar, tapi tidak rapi atau  tidak memperhatikan keselamatan kerja
Rangkaian alat, benar dan memperhatikan keselamatan kerja
PENGAMATAN
Pengamatan tidak cermat
Pengamatan cermat tetapi tidak mendukung interpretasi
Pengamatan cermat  mendukung interpretasi
DATA YANG DIPEROLEH
Data tidak lengkap
Data lengkap, tetapi tidak terorganisir atau ada yang salah tulis
Data lengkap, terorganisir, dan ditulis dengan benar
KESIMPULAN
Tidak benar atau tidak sesuai tujuan
Sebagian kesimpulan ada yang salah atau tidak sesuai tujuan
Semua benar atau sesuai tujuan
Nilai Akhir























2)      Penilaian Pengetahuan
a.    Kisi-kisi dan Soal
Kompetensi Dasar
Indikator
Indikator Soal
Jenis Soal
Soal
3.5. Menganalisis sifat larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit berdasarkan daya hantar listriknya


4.5.4.Menjelaskan perbedaan larutan, pelarut, dan zat terlarut.
4.5.5.Menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

4.5.6.Membedakan sifat-sifat larutan elektrolit dengan non elektrolit
4.5.7.Mengklasifikasikan larutan kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan



1)      Peserta dididk dapat menjelaskan perbedaan larutan, pelarut, dan zat terlarut.

2)      Peserta didik dapat menjelaskan pengertian larutan elektrolit dan larutan non elektrolit


3)      Peserta didik dapat membedakan sifat-sifat larutan elektrolit dengan non elektrolit
4)      Peserta didik dapat mengklasifikasikan larutan kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit berdasarkan data hasil percobaan










Tes tertulis bentuk Essay
1.    Jelaskan perbedaan antara larutan, pelarut, dan zat terlarut.


2.      Jelaskan pengertian larutan elektrolit dan berikan 3 contohnya!
3.      Jelaskan pengertian larutan non elektrolit dan berikan 3 contohnya!
4.    Jelaskan 2 perbedaan larutan elektrolit dengan larutan non elektrolit

5.    Ani seorang siswa kelas X SMK , melakukan suatu percobaan uji daya hantar larutan. Hasil penelitian Ani disajikan dalam tabel berikut.

Larutan
Hasil Pengamatan
Gelem-bung
Lampu
A
Tidak ada
Tidak Menyala
B
Ada
Menyala
C
Ada
Tidak Menyala
D
Ada
Menyala
Berdasarkan data hasil pengamatan yang dipeoleh Ani, maka tentukan  larutan yang termasuk larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit!
b.   Jawaban
Nomor Soal
Jawaban Soal
1.
Perbedaan antara larutan, pelarut, dan zat terlarut adalah
Larutan: gabungan antara pelarut dengan zat terlarut
Pelarut : komponen larutan dengan jumlah fraksinya lebih banyak
Zat terlarut: komponen larutan dengan jumlah fraksi lebih sedikit

2.
Larutan elektrolit adalah larutan yang dapat menghantarkan arus listrik karena adanya ion-ion yang bergerak bebas
Contoh:
  1. Larutan natrium klorida
  2. Larutan asam cuka
  3. Larutan asam sulfat


3.
Larutan non elektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik karena tidak adanya ion-ion yang dapat bergerak bebas
Contoh:
  1. Larutan glukosa
  2. Larutan urea
  3. Larutan sukrosa
4.
Perbedaan larutan elektrolit dengan larutan nonelektrolit adalah…

No
Larutan
Elektrolit
Non elektrolit
1
Memiliki ion yang dapat bergerak bebas
Tidak memiliki ion yang bergerak bebas
2
Menghantarkan listrik
Tidak menghantarkan listrik
5.
Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan ani maka dapat ditarik kesimpulan bahwa, larutan yang termasuk larutan elektrlit uat adalah larutan B dan D, larutan elektrolit lemah adalah larutan C, dan larutan yang termasuk larutan non elektrolit adalah larutan A.

Penskoran Jawaban dan Pengolahan Nilai
Masing-masing item Nilainya 4, apabila jawabannya tepat sesuai dengan Instrumen Rubrik Penilaian
Contoh Pengolahan Nilai
IPK
No Soal
Skor Penilaian 1
Nilai
1.
1
4


2.
2
4

3
4
3.
4
4
4.
5
4
Jumlah :
20













                   16

I.       Alat

J.      Alat, Bahan, Media, dan Sumber Belajar

Alat    :  
1.      kabel listrik                  : 1 m
2.      batang karbon             : 2 buah
3.      pitingan                       : 1 buah
4.      lampu kecil                  : 1 buah
5.      saklar                           : 1 buah
6.      gelas kimia                  : 2 buah
7.      batang pengaduk         : 1 buah
8.      spatula                         : 1 buah
9.      kaca arloji                    : 1 buah


Bahan  :
1.      aquades (air suling)
2.      garam KCl
3.      air sumur
4.      air jeruk
5.      gula
6.      air laut

Ø  Media Pembelajaran: lembar aktivitas siswa, LCD projector, Laptop, Bahan dan alat
Ø  Sumber Belajar               :
1.      Buku Teks Kimia Dasar Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa, Kurikulum 2013
2.      Buku Teks lainnya
3.      Lembar kerja
4.      Sumber lain (internet jika ada)





                                                                                                                                                                                   Negara, 17 Juli 2016
           Mengetahui,                                                                                                                                                    
Kepala SMK Marga Ginawe Negara              Guru Mata Pelajaran Kimia




(Drs. Yohanes Budi Nurseto)                  (Ni Made Yanti Anita, M.Pd.)
NIPs. 00506



LEMBAR AKTIVITAS SISWA (LAS)
 PERCOBAAN HUKUM HOOKE

A.    Tujuan Percobaan
peserta didik dapat mengoperasikan alat uji larutan elektrolit dan non elektrolit untuk menunjukkan sifat-sifat larutan melalui percobaan


B.     Alat dan Bahan
Alat    : 
1.      kabel listrik                  : 1 m
2.      batang karbon             : 2 buah
3.      pitingan                       : 1 buah
4.      lampu kecil                  : 1 buah
5.      saklar                           : 1 buah
6.      gelas kimia                  : 2 buah
7.      batang pengaduk         : 1 buah
8.      spatula                         : 1 buah
9.      kaca arloji                    : 1 buah

Bahan  :
1.      aquades (air suling)
2.      garam KCl
3.      air sumur
4.      air jeruk
5.      gula
6.      air laut

C.    Langkah Kerja
1.      Susunlah alat seperti gambar!
2.      Siapkan 5 gelas kimia yang berbeda kemudia isi masing-masing gelas dengan aqades, larutan garam KCl, air sumur, air jeruk, larutan gula, air laut.
3.      Uji aquades dengan alat uji elektrolit yang telah disiapkan.
4.      Ulangi langkah-langkah tersebut dengan menggunakan larutan garam KCl, air sumur, air jeruk, larutan gula, dan air laut.
5.      Masukkan data hasil percobaan ke dalam tabel pengamatan, dan tentukan sifat-sifat masing-masing larutan yang diperoleh

D.    Data Pengamatan

No
Jneis Zat
Hasil Pengamatan
1
Aquades



2
Larutan garam KCl



3
Air sumur



4
Air jeruk



5
Larytan gula



6
Air laut








E.     Analisis Data
1.      Jelaskan hasil pengamatan anda!
2.      Bagaimanakah pengaruh jenis zat terlarut terhadap daya hantar listrik?
3.             Kelompokkan larutan tersebut kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan non elektrolit

F.     Kesimpulan
...............................................................................................................................
...............................................................................................................................





Buatlah laporan praktik dengan struktur seperti berikut. berikut:
a.       Judul
b.      Tujuan
c.       Landasan teori
d.      Alat dan bahan (sertakan dengan gambar atau foto)
e.       Langkah kerja
f.       Data percobaan
g.      Analisis Data
h.      Kesimpulan
i.        Referensi





























Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

ZAT WARNA AZO

Bahaya Styrofoam Terhadap Kesehatan Manusia