produksi enzim lignolitik dari jamur lapuk putih
Enzim lignolitik dapat diproduksi dari mikroorganisme melalui dua metode, yaitu submerged fermentation (SmF) dan solid state fermentation (SSF). Pada metode SmF mikroorganisme akan menghasilkan enzim untuk memecah nutrisi dalam media cair, sedangkan pada metode SSF mikroorganisme akan menghasilkan enzim untuk memecah media dan solid support yang akan bertindak sebagai sumber karbon dan inducer.
Metode submerged fermentation (SmF) merupakan suatu metode untuk memproduksi enzim dengan cara menumbuhkan jamur pada media cair. Media cair yang digunakan mengandung nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme. Selanjutnya mikroorganisme akan menghasilkan enzim untuk memecah nutrisi dalam media cair (Osma, 2007).
Metode SSF merupakan suatu metode untuk memproduksi enzim dengan cara menumbuhkan jamur pada media lembab dengan adanya solid support. Solid support berperan sebagai media tempat pelekatan, sumber karbon, dan inducer. Beberapa solid support yang telah digunakan, yaitu ampas tebu (Siswanto dkk, 2007), jerami gandum (Gupte dkk, 2007), dan kulit pisang (Osma, 2007). Bahan-bahan tersebut pada umumnya mengandung lignin, selulosa, dan hemiselulosa yang dapat bertindak sebagai inducer. Selain itu, penggunaan solid support juga harus mempertimbangkan faktor ketersediaan bahan dan biaya.
ijin share yah kak
BalasHapustruck scania